Daerah  

Teladan dari Pintu Masuk Bira, Bupati Bulukumba Selalu Bayar Retribusi Setiap Kali Berkunjung

banner 468x60

BULUKUMBA,sucinews.id/ – Komitmen untuk membangun Kabupaten Bulukumba lewat Pendapatan Asli Daerah (PAD) kembali dicontohkan langsung oleh pemimpinnya. Hari ini, Minggu (14/6), saat memasuki kawasan wisata andalan Tanjung Bira, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf tetap taat mengantre dan membayar tiket masuk sebagaimana pengunjung lainnya.

Menariknya, dalam transaksi kali ini, Bupati Bulukumba memilih memanfaatkan digitalisasi daerah dengan menggunakan sistem pembayaran nontunai via QRIS. Total transaksi yang dibayarkan adalah sebesar Rp50.000 (lima puluh ribu rupiah), dengan rincian pembayaran untuk 2 orang dewasa masing-masing Rp20.000 yang sudah termasuk dengan asuransi dan satu unit mobil sebesar Rp10.000.

Aksi konsisten dari orang nomor satu di Bulukumba ini diharapkan mampu menjadi cermin sekaligus contoh bagi seluruh lapisan masyarakat. Tidak terkecuali bagi para pejabat daerah maupun pejabat instansi yang berkunjung ke Tanjung Bira.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba, Hj. Hamrina Andi Muri S.Pd., M.Si., memberikan apresiasinya atas keteladanan tersebut. Beliau menegaskan bahwa aturan ini berlaku mutlak bagi siapa saja demi kemajuan daerah.

“Siapa pun yang masuk ke kawasan wisata Bira, entah itu masyarakat umum, pejabat daerah, atau pejabat instansi, tetap harus taat pada aturan yang berlaku. Pembayaran tersebut merupakan kontribusi nyata untuk daerah kita tercinta, yaitu Kabupaten Bulukumba,” ujar Hj. Hamrina Andi Muri.

Selain memberikan edukasi tentang ketaatan membayar retribusi, momen ini juga menunjukkan kemudahan sistem pembayaran di gerbang masuk kawasan wisata Tanjung Bira. Saat ini, wisatawan yang berkunjung tidak perlu lagi khawatir jika tidak membawa uang tunai.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba telah menyediakan opsi pembayaran yang sangat fleksibel. Selain tunai, pembayaran di pintu masuk kini juga bisa dilakukan secara nontunai agar proses transaksi menjadi jauh lebih simpel, cepat, transparan, dan pastinya anti-ribet bagi para pengunjung.

Dengan fasilitas yang semakin modern dan keteladanan yang ditunjukkan oleh pimpinan daerah, diharapkan kesadaran untuk mendukung pariwisata yang tertib dapat terus meningkat demi kemajuan bersama di Kabupaten Bulukumba. (*)

banner 120x600