BULUKUMBA, SUCINEWS. 23 OKTOBER, 2026– Rekam jejak dan dinamika penugasan IPDA Ashar, S.Sos. menjadi potret nyata dedikasi seorang perwira Polri yang siap mengabdi di berbagai lini. Kini, IPDA Ashar resmi kembali ke jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulukumba untuk mengemban amanah baru sebagai Kanit Turjawali.
Kembalinya putra daerah ini ke fungsi lalu lintas diharapkan membawa angin segar bagi penegakan hukum dan pelayanan masyarakat di tanah kelahirannya.
Sebelum dipercaya memimpin Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) di Bulukumba, IPDA Ashar telah menapaki berbagai posisi strategis di lintas fungsi kepolisian.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kanit Gakkum Polres Bantaeng. Setibanya kembali di Bulukumba, ia dipercaya menahkodai Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bulukumba selama kurang lebih dua tahun.
Pengalamannya kian matang setelah sempat bergeser menjadi Wakapolsek Herlang, hingga kemudian ditarik kembali ke markas polres sebagai KBO Satresnarkoba Polres Bulukumba.
Sebagai Kanit Turjawali Satlantas yang baru, tantangan besar telah menanti IPDA Ashar di lini depan jalan raya.
Tugas operasionalnya akan berfokus penuh pada manajemen visual kepolisian di jalanan melalui pengaturan lalu lintas, penjagaan titik rawan, pengawalan, serta patroli intensif. Seluruh pergerakan ini diarahkan demi satu tujuan matang:
mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang prima di wilayah hukum Polres Bulukumba.
Pengalaman panjang di fungsi reserse kriminal maupun narkotika diyakini akan memperkuat cara pandang IPDA Ashar dalam mengeksekusi tugas-tugas lalu lintas secara lebih presisi. Kombinasi kepemimpinan yang tegas namun tetap persuasif diharapkan mampu menjawab ekspektasi tinggi warga Butta Panrita Lopi.
Masyarakat Bulukumba kini menaruh harapan besar pada pundak sang putra daerah. Kehadirannya di Satlantas bukan sekadar seremonial mutasi jabatan, melainkan sebuah momentum untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, responsif, serta senantiasa menempatkan kepentingan dan keselamatan publik sebagai prioritas tertinggi.









